Sunday, October 30, 2016

Teknik Meningkatkan Optimasi Blog yang Lebih Baik

Setelah blog selesai kita buat, kemudian berjalan beberapa bulan dengan terus update setiap hari, namun tak kunjung pula mengalami peningkatan. Trafik tak kunjung naik, alias stagnan. Jika pun ada pengunjung, kolom komentar masih kosong. Rasio pentalan atau bounce rate masih gemuk. Dan alexa rank masih banyak atau bahkan N/A. Apa yang terjadi dengan blog kita ini?


teknik optimasi blog

Mungkin salah satu diantara kita pernah mengalami seperti ini. Bahkan, hampir kebanyakan blogger pemula merasa sangat susah meningkatkan kemapanan blognya di mata visitor dan mesin google. Jika demikian adanya, sahabat bisa menyimak beberapa teknik berikut. Teknik-teknik ini bukan cara paten, namun sudah terbukti ampuh meningatkan performa blog kita. Paling tidak, sesuai pengalaman admin dalam mengoptimasi blog hingga seperti sekarang ini. Mari kita ulas.

Teknik meningkatkan optimasi blog

Sertakan kata kunci dalam postingan

Judul adalah andalan pengunjung dan mesin pencari dalam menampilkan blog ke dalam hasil pencarian. Maka sertakan kata kunci atau keyword di dalam judul. Selain judul, kata kunci juga disisipkan ke dalam postingan dalam bentuk tags header (h1, h2 dan h3). Body postingan juga tidak luput untuk tetap disisipkan kata kunci ini. Bisa di awal paragraph, tengah dan paragraph terakhir. Dengan tersebarnya kata kunci yang ada, akan memudahkan mesin google untuk rajin merayapi blog kita.

Search description

Search descriptioan juga memegang peranan penting selain judul. Mengapa demikian? Sebab search description inilah yang akan ditampilkan ke dalam hasil pencarian setelah judul. Maka perhatikan baik-baik penggunaannya. Dan agar lebih kuat di mata mesin pencari, sisipkan pula kata kunci di sana. Pastikan memakai kata-kata yang tidak terlalu panjang, namun padat maknanya.

Image

Jika dalam postingan terdapat image atau gambar, gunakan ALT tags untuk mengisi kata kunci di dalamnya. Selain itu, pastikan judul postingan juga dimasukkan ke dalam properties. Hal ini dilakukan, agar saat pengunjung mencari kata kunci dalam bentuk google image, artikel tersebut telah siap untuk dirayapi googlebot.

‘Over keyword’

Ingat, pengunjung adalah human atau manusia. Mereka lebih mudah menangkap isi artikel yang sesuai pemahamannya. Jika kata kunci terlalu banyak pada sebuah artikel, maka pengunjung akan cenderung bosan. Meski bagi googlebot, padatnya kata kunci, lebih mudah merayapinya. Alangkah bijaknya bila menempatkan kata kunci yang ada tidak terlalu berlebihan demi menjaga visitor. Parameter yang bisa dilakukan adalah membatasi jumlah kata kunci tidak lebih dari 4% dari keseluruhan isi konten artikel.


Berkaitan kata kunci

Dalam istilah SEO keyword ada yang namanya LSI. Apa LSI itu? LSI adalah singkatan dari Indexing Latent Semantic. Peran LSI adalah menggali keseluruhan esensi teks dengan mengidentifikasikan pada kata kunci umum dan frase yang ada di dalamnya. Artinya, kata-kata yang ada dalam artikel tersebut tidak jauh dari kata kunci yang ada. Misal, memakai kata kunci “Smarphone”. Maka kata-kata yang semakna dan terkait misal “Android, iPhone, Samsung Galaxy, LED, dan sebagainya”. Makna lebih jauh adalah, keterkaitan semua kata yang ada dalam artikel harus relevan dengan kata kunci utama.

Artikel terpotong

Ada baiknya menyelesaikan artikel hingga benar-benar selesai. Atau tidak bersambung. Hal ini lebih memudahkan pengunjung dalam menangkap isi dalam artikel tersebut. Jika memang harus bersambung, gunakan kalimat yang berisi kisi-kisi tentang artikel sambungan tersebut.

Hemat kata

Peringkat halaman sebuah situs sangat bergantung pada kontekstual konten yang ada. Makin banyak kata, lebih memudahkan crawler googlebot dalam bekerja. Selain itu, kata kunci yang ada juga semakin padat. Luangkan waktu untuk merangkai kalimat dalam artikel agar bisa lebih padat. Namun tetap memperhatikan kesesuaian artikel yang dibuat.

Kurangi iklan

Keberadaan iklan memang salah satu cara untuk menaikkan monetisasi blog agar bisa menghasilkan uang. Namun ternyata, mesin perayap tidak menyukai artikel yang kebanyakan iklan. Keberadaan iklan akan menambah jumlah konten di luar konteks artikel. Cukup sematkan iklan pada bagian sidebar, top bar atau footer. Usahakan mengurangi jumlah iklan di dalam konten.

Demikian beberapa teknik meningkatkan optimasi blog agar lebih baik. Jika sahabat memiliki pendapat yang lain, saya sangat berterima kasih atas respon tersebut.


EmoticonEmoticon